Siasati Perjalanan Murah: OSAKA -KOBE – KYOTO (Bagian I)

Osaka di malam hari
Osaka di malam hari

Dengan dimulainya program bebas visa bagi WNI yang ingin berwisata ke Jepang mulai 1 Januari 2015 serta program penerbangan murah ke Jepang oleh Air Asia, bikin kami gak terlalu pikir panjang untuk langsung mengatur liburan ke Jepang saat libur panjang sekolah di bulan Juni/Juli. Walau gak terlalu pikir panjang, tetap harus bijak mengatur keuangan untuk bisa berlibur bersama keluarga ke negara yang terkenal super mahal di asia.

Kami memilih Osaka sebagai kota tujuan utama karena relatif lebih murah dibanding Tokyo khususnya dalam hal penginapan ( kami cukup beruntung karena mendapat penginapan di hotel Consort dengan harga berkisar 600 ribu Rupiah per malam untuk 4 orang tanpa sarapan). Kebanyakan penginapan di Jepang memiliki ukuran kamar yang kecil, untuk itu kita perlu menginformasikan diawal berapa banyak anggota keluarga yang akan menginap di tempat tersebut. Menginformasikan jumlah keluarga yang sebenarnya juga bagian dari tata krama di Jepang, akan nampak kurang sopan jika kita membawa lebih banyak anggota keluarga untuk menginap di kamar yang telah diperuntukan untuk jumlah tamu tertentu.

Selain itu, kota ini lebih tenang dan lebih banyak pemandangan alam yang bisa kita nikmati dan mudah menjangkau kota-kota indah lainnya seperti Kyoto dan Kobe.

Consort Hotel
Tiba di Consort Hotel

Hotel Consort terletak di area yang sangat strategis, hanya bersebelahan dengan subway Minamikata dan hanya sekitar 100 meter dari Hankyu Line.

Kereta Hankyu
Kereta Hankyu

Air Terjun Minoo

Hari pertama  di Osaka, kami memutuskan untuk trekking ke air terjun Minoo. Untuk menuju ke lokasi ini, kami menggunakan kereta Hankyu yang langsung membawa kami ke daerah Taman Nasional Minoo. Masuk ke taman nasional ini tidak dipungut biaya apapun. Perjalanan kami tempuh sekitar 1 jam. Saat mendekati lokasi, kami menyaksikan keindahan alam pengunungan di daerah ini. Untuk mencapai air terjun, kami masih perlu berjalan kaki sekitar 2,8 km dari jalan masuk taman nasional. Karena kondisi jalan yang sangat baik, bersih dan pemandangan yang indah, kami tidak merasa lelah bahkan kedua putri kami pun tidak mengeluh sepanjang perjalanan. Ada cukup banyak lansia yang juga berjalan kaki menuju air terjun.

Sungai Minoo
Sungai Minoo

Jepang terkenal dengan negara “vending machine”, jadi jangan heran jika kita juga dapat menemukan mesin ini di hutan Minoo. Tidak hanya mesin penjual minuman, bahkan ada mesin penjual es krim.

Vending Machine di hutan Minoo
Vending Machine di hutan Minoo

Di Taman Nasional ini pun terdapat taman kupu-kupu, namun saat kunjungan kami saat itu taman ini sedang ditutup.

Akhirnya kami pun sampai ke lokasi air terjun. Jangan membayangkan kita bisa turun ke air terjun dan bermain air di sana seperti layaknya di Indonesia. Kita hanya dapat memandangi dan mengaguminya saja. Sebab itu, keindahannya tetap terjaga.

Air Terjun Minoo
Air Terjun Minoo

Air Terjun Minoo

Setelah jauh berjalan, kami pun merasa lapar. Di perjalanan pulang, kami sempatkan untuk mampir di salah satu restaurant Jepang yang menjual Udon. Sempat bingung karena cara memesan makanan harus melalui mesin pesanan yang semua menunya ditulis dalam huruf Kanji. Akhirnya kami memutuskan untuk memberi kejutan bagi diri kami sendiri dengan makanan yang kami pesan tanpa tau apa artinya.

Mesin Pemesan Makanan
Mesin Pemesan Makanan
What a big portion....
What a big portion….

Malamnya kami mencoba mampir ke Umeda. Umeda Station adalah stasiun kereta yang paling ramai di Osaka karena ini adalah stasiun terbesar. Daerah ini sangat cocok untuk kamu yang suka dengan wisata kuliner. Tidak jauh dari Umeda terdapat Perrish Wheel yang sangat terkenal di Osaka. Kalau kita membeli tiket Pass, kita bisa naik Perrish Wheel ini gratis atau menikmati fasilitas hiburan lainnya dengan harga lebih ekonomis.

Berikut tips-tips buat rekan-rekan traveller yang ingin jalan-jalan ke Osaka dengan cara yang lebih ekonomis bersama keluarga:

  1. Pesanlah tiket pesawat saat ada promo. Tidak hanya budget airlines yang memberikan harga ekonomis, terkadang pesawat papan atas sekelas SQ juga memberikan harga bersaing layaknya budget airlines. Jika kamu punya cukup waktu, cobalah berkunjung ke travel fair yang sering mereka selenggarakan di kota-kota besar di Indonesia.
  2. Pesanlah kamar hotel jauh-jauh hari, sebaiknya 6-8 bulan sebelumnya, karena okupansi kamar hotel di Jepang cukup tinggi. Sebaiknya tanpa sarapan karena membeli makanan dari luar hotel tidak kalah enaknya dan harga jauh lebih murah.
  3. Bawa botol air minum kemanapun kamu pergi. Rekan2 dapat mengisi ulang botol yang kosong dari keran-keran air yang ada di Jepang sehingga mengurangi pengeluaran kalian dalam perjalanan.
  4. Jika kamu tinggal di satu kota hanya 2-3 hari, belilah tiket Pass yang dapat dibeli di bandara, stasiun kereta atau hotel. Tiket ini dapat kamu gunakan sesering mungkin selama jangka waktunya masih berlaku dan kamu pun dapat tertolong dari bertransaksi dengan mesin penjual tiket yang instruksinya dalam bahasa Jepang. Tiket ini biasanya berlaku tidak hanya untuk subway saja tapi juga jenis kereta lainnya dan juga bus, ditambah lagi tiket ini dapat digunakan untuk potongan harga jika kita pergi ke tempat-tempat hiburan tertentu dan fasilitas lainnya.
  5. Sebaiknya menggunakan tiket Pass mulai dari pagi hari saat kamu akan memulai perjalanan. Jangan menggunakannya jika sudah siang/sore hari jika kamu berencana pergi ke beberapa tempat berbeda dihari itu karena kurang efektif penggunaannya.
  6. Sebaiknya tidak selalu makan di restaurant, kamu dapat membeli makanan di supermarket yang sudah di bungkus dalam kotak-kotak makanan atau bento. Harganya hampir mirip dengan membeli makanan di Indonesia dan rasanya pun cukup enak.
  7. Carilah lokasi wisata yang bebas biaya masuk.
Travel Pass
Travel Pass
Tiket Pass disertai peta dan info seputar daerah yang dilalui oleh transportasi tsb.
Tiket Pass disertai peta dan info seputar daerah yang dilalui oleh transportasi tsb.
Iklan

9 pemikiran pada “Siasati Perjalanan Murah: OSAKA -KOBE – KYOTO (Bagian I)

  1. Hai Elis, bisa minta alamat email atau contact yang bisa dihubungi? Akhir bulan ini saya mau ke jepang sendiri tanpa travel agent, dan baru pertama kali ke jepang juga. jadi mungkin butuh sedikit tips dan petunjuk. Terimakasih.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s