Pulau Nanas Bikin Rindu Kampung Halaman

Abi in P Nanas2
Pantai Pulau Nanas

Sudah lebih dari 3 tahun yang lalu kami mengunjungi satu pulau indah yang kala itu belum berpenghuni. Penduduk setempat menyebut pulau ini, Pulau Nanas, padahal tak ada satu pun pohon Nanas yang saya temukan di pulau ini bahkan setelah berhasil mengelilingi pulau hingga tuntas. Entah mengapa sampai diberi nama Pulau Nanas.

Kunjungan kami ke pulau Nanas adalah berkat undangan yang baik hati dari salah seorang teman dekat orang tua kami yang tinggal di seberang pulau ini. Ini merupakan kunjungan kami kedua kalinya setelah 6 tahun kemudian. Pulau Nanas terletak di Kotabunan, wilayah Bolaang Mongondow Timur.  Kala itu, kami memerlukan waktu hingga 6 jam untuk bisa mencapai daerah Kotabunan dari kota Manado dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Untuk mencapai pulau ini, kami masih harus menyewa perahu nelayan, namun penyeberangan ke pulau ini tidak memakan waktu lama, hanya sekitar 20 menit saja. Tampaknya perahu nelayan yang kami tumpangi saat itu mengalami kebocoran disalah satu bagiannya, sehingga kami harus menyiduk air yang masuk ke dalam perahu untuk dibuang lagi keluar. Sang nelayan tampak santai sehingga kami tidak sedikitpun merasa kuatir.

Sesampainya di pulau Nanas rasanya ingin langsung menceburkan diri ke laut biru yang bagaikan kolam renang ukuran super olimpic.

P Nanas2
Beningnya Pantai Pulau Nanas

P Nanas3

Banyak aktifitas yang dapat kita lakukan di pulau ini selain berenang, seperti berkemah, snorkeling, bermain bola pantai atau kalau kamu cukup senang dengan trekking bisa coba keliling pulau….dijamin gak mau mengulangi lagi aktifitas yang satu ini kalau kamu bukan sejenis petualang. Pasalnya kita akan melalui jalan panjang berbatu besar yang langsung menghadap ke samudera luas yang bisa bikin alas kaki kamu rusak dan melalui hutan mangrove yang masih perawan dibagian lain dari pulau ini, namun patut dicoba kalau kamu suka tantangan.

Setelah lelah bermain, diluar dugaan kami, sang nelayan membawakan kami beberapa buah kelapa muda yang berhasil dipetiknya dari salah satu pohon kelapa di pulau ini. Air kelapanya sungguh menyegarkan demikian juga dengan ‘daging’ kelapanya.

Melepas Dahaga
Melepas dahaga

Setelah hari menjelang senja, kami pun kembali ke seberang pulau. Setiap kali mengingat pulau ini, kami rindu untuk kembali pulang ke kampung halaman.

Transportasi ke P Nanas
Transportasi kami

 

Iklan

3 pemikiran pada “Pulau Nanas Bikin Rindu Kampung Halaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s