Kisah Penjaga Pantai Wedi Ombo

Kita mungkin sering mendengar kisah kesetiaan seekor anjing kepada tuannya, tapi kali ini kami baru bertemu seekor anjing yang setia kepada para pengunjung yang datang ke pantai Wedi Ombo di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta.

Sore itu, saat kami tiba di area parkir Pantai Wedi Ombo, kami mendapati seekor anjing berdiri di atas anak tangga yang merupakan pintu masuk ke area wisata Wedi Ombo. Anjing ini tampak agak kurus, namun tidak tampak galak sedikitpun. Seraya kami menuruni anak tangga, anjing ini menyertai kami hingga sampai ke lokasi tempat kami memasang tenda. Saat itu bisa dikatakan hanya kamilah satu-satunya pengunjung di pantai ini, mungkin karena kami tiba di lokasi hari sudah menjelang senja.

Seorang pemilik toilet umum yang telah mengatur lokasi kami berkemah mengatakan bahwa tempat kami berkemah sangat aman karena Pungut,demikian bapak tersebut menyebut nama sang anjing, akan menjaga tempat kami. Dia tidak akan menggonggong wisatawan yang datang, tapi justru menggonggong penduduk sekitar yang datang entah untuk tujuan memancing ikan atau hanya sekedar lewat. Awalnya kami hanya mengira si Bapak hanya melebih-lebihkan cerita. Namun, beberapa saat setelah pemilik toilet meninggalkan kami untuk kembali pulang ke rumahnya, kami mulai mendengar gonggongan Pungut kepada penduduk sekitar yang datang di sekitar pantai dekat tempat kami berkemah.

Apa yang membuat kami mengunjungi pantai ini adalah selain untuk menikmati keindahan pantai, juga teristimewa agar dapat menikmati segarnya air di laguna yang ada di lokasi ini.

Keesokan paginya, setelah melewati malam panjang disertai hujan yang deras, kami sangat bersyukur pada Allah Yehuwa, sang Pencipta Alam Semesta, karena kami bisa tetap terpelihara sehat dan bisa menikmati indahnya pelangi pagi itu yang berbentuk sebuah busur yang sempurna. Kami pun bersiap untuk pergi menuju laguna. Kami bertanya lokasi persisnya laguna kepada seorang pemilik warung. Sang ibu menunjukkan lokasinya sambil juga berkata bahwa Pungut biasanya akan menunjukkan kami jalan ke laguna. Ternyata itu benar terjadi. Pungut menunjukkan kami jalan menuju laguna sambil sesekali berjalan ke arah batu-batuan besar yang ada di sepanjang pantai. Pungut tidak hanya menunjukkan jalan tapi juga menunggu kami dengan setia hingga kami selesai bermain di laguna. Setelah kami selesai berkemas pulang, Pungut menyertai kami hingga tangga masuk ke Wedi Ombo.

Sebelum kami pulang meninggalkan Wedi Ombo, sang ibu pemilik warung bercerita bahwa awalnya Pungut bukanlah anjing penunggu di Wedi Ombo. Dia pernah dimiliki oleh seseorang yang tinggal di kota Yogya. Ketika sang pemilik membawanya ke Wedi Ombo, Pungut sempat menghilang dan setelah seminggu kemudian sang pemilik kembali mencarinya dan menemukannya, Pungut sudah tidak mau kembali pulang. Sejak saat itu, Pungut selalu menyambut tamu di tangga masuk, menemani dan mengantar mereka keluar hingga tangga awal dimana ia menyambut mereka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s